Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemilu di Negeri Sembilan Digelar, Koalisi PM Anwar Ibrahim Hadapi Ujian Berat

Pemilihan negara bagian di Negeri Sembilan akan digelar pada Sabtu, 1 Agustus, dengan hampir 900.000 pemilih yang memenuhi syarat. Pemilu ini menjadi ujian kritis bagi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan koalisinya, Pakatan Harapan (PH), untuk memulihkan kekuatan setelah kinerja buruk di pemilu Johor pada 11 Juli. Seluruh perhatian tertuju pada kemampuan PH mempertahankan status petahana di negara bagian ini.

Persaingan utama melibatkan aliansi antara Barisan Nasional (BN) dengan Perikatan Nasional (PN). BN mengajukan kandidat di 25 kursi, sementara PN dan partai anggotanya Bersatu bersaig di kursi lain, menciptakan perpecahan dalam blok oposisi. Analis menyatakan bahwa pakta BN-PN dapat mengkonsolidasikan suara Melayu dan memberi keunggulan terhadap PH. Sebelum pemilu, Negeri Sembilan diperintah oleh koalisi PH-BN, mirip dengan model pemerintahan persatuan federal.

Untuk membentuk pemerintahan di negara bagian ini, dibutuhkan 19 dari total 36 kursi. Hasil pemilu berdampak pada stabilitas pemerintahan federal; kemunduran PH bisa menambah tekanan pada Anwar untuk membubarkan parlemen dan mengadakan pemilihan umum sela. Pemungutan suara awal mencatat partisipasi lebih dari 91%, melebihi target KPU.

Berita terkait