Malaysia Tutup Hampir 600 Sekolah Dekat Perbatasan RI Gegara Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa pemerintah Malaysia menutup hampir 600 sekolah di Negara Bagian Sarawak mulai 20-21 Agustus 2026. Penutupan melibatkan 509 sekolah dasar dengan 107.590 siswa dan 82 sekolah menengah dengan 89.733 siswa. Wilayah paling terdampat adalah Serian yang berbatasan dengan Kalimantan Barat, Indonesia, dengan Indeks Pencemaran Udara (IPU) mencapai 191. Beberapa wilayah lain seperti Kuching, Samarahan, Sri Aman, dan Sarikei juga mencatat IPU tidak sehat. Penutupan ini bertujuan melindungi kesehatan anak-anak dari dampak kabut asap yang berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.30
Hotspot Karhutla di Kalimantan Ribuan, Pakar Kehutanan Minta Publik Tak Panik
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 02.59
Puan Soroti Singapura-Malaysia Protes Karhutla Kalimantan, Minta Ditangani Cepat
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 20.22
Potret Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Kalimantan
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 17.13
Soal Nyawa dan Hak Rakyat Hidup Sehat, Komisi XII DPR Desak Pemerintah Percepat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Berita terkait
Komisi X DPR Minta Sekolah di Kalimantan Libur Jika Kabut Asap Memburuk
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.55
Kabut Asap Tebal Karhutla Ganggu Aktivitas Warga, Ini Sebaran Hotspot di Kalimantan
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 13.31
Karhutla Kepung Kalimantan, Ribuan Titik Api Sebabkan Kabut Asap
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 11.18
Kabut Asap Karhutla dari Kalimantan Selimuti Sarawak
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.44