Mamdani Diminta Tak Hadiri Peringatan Serangan 11 September, Ada Apa Gerangan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah petisi online dengan lebih dari 70.000 tanda tangan mendesak Wali Kota New York, Zohran Mamdani, untuk tidak menghadiri peringatan serangan 11 September (9/11) tahun ini. Peringatan menandai 25 tahun sejak serangan yang menewaskan hampir 3.000 orang dan menghancurkan Menara Kembar World Trade Center. Acara biasanya diadakan di monumen lokasi asli dan dihadiri pejabat tinggi.
Para penggugat, yang merupakan kerabat korban, menuduh Mamdani memiliki hubungan dengan kelompok radikal, termasuk Imam Siraj Wahhaj dan pengacara Ramzi Kassem yang pernah mewakili teroris. Buku ayahnya, Mahmood Mamdani, juga dikritik karena dianggap meragukan narasi 9/11. Petisi menekankan masalahnya bukan agama, melainkan pandangan dan asosiasi Mamdani yang kontroversial.
Mamdani membantah tuduhan tersebut dan menggambarkannya sebagai upaya pengasingan. Dia berencana tetap hadir dalam peringatan. Kontroversi ini mengisyaratkan sentimen Islamofobia, sementara Mamdani menegaskan niatnya untuk berpartisipasi meski adanya penentangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.40
Petisi Tolak Wali Kota Muslim Zohran Mandani Tembus 70.000, Ada Apa?
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 22.33
Gaya Komunikasi 'Populis' Presiden Prabowo Menuai Ketidakpuasan Publik
Berita terkait
Wartawan Parlemen Merasa Dihina Ucapan 'Kayak Sirkus', Deddy PDIP Buka Suara
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 13.03
Pernyataan Menko Polkam Djamari Chaniago soal Eskalasi Sosial di Aceh dan Papua
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.08
Ahok Ceritakan Alasan Terjun ke Politik, 'Orang Kaya Tidak Akan Pernah Bisa Lawan Pejabat'
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 09.00
Kalau Ijazah Gibran Bermasalah, Prabowo yang Repot, Kata PSI
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 05.50