Mantan Kepala BMKG Ungkap Ancaman Kombinasi Bencana Geo-Hidrometeorologi, Seperti Zaman Dinosaurus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengingatkan bahaya kombinasi bencana geologi dan hidrometeorologi yang bisa terjadi secara bersamaan. Menurutnya, erupsi gunung api dapat memengaruhi suhu bumi karena energi yang berasal dari dalam Bumi melalui gerak magma. Fenomena ini tidak hanya terjadi saat ini, tetapi juga pernah terjadi pada masa dinosaurus yang berakhir dengan kepunahan massal.
Dwikorita menjelaskan bahwa bencana meteorologi dan geologi tidak selalu terpisah. Dalam kondisi tertentu, keduanya dapat berlangsung bersamaan dan menciptakan ancaman yang lebih kompleks bagi masyarakat. Erupsi gunung api dikaitkan dengan dinamika internal Bumi, termasuk pergerakan magma yang dipengaruhi oleh kondisi lapisan inti dan astenosfer.
Ia menekankan pentingnya istilah 'geohidrometeorologi' untuk menggambarkan kombinasi ancaman bencana ini. Menurutnya, fenomena serupa mungkin telah berkontribusi pada punahnya dinosaurus, di mana erupsi gunung api dan perubahan iklim menjadi faktor utama. Dwikorita menegaskan bahwa kombinasi bencana jenis ini sangat mungkin terjadi kembali di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.32
Pakar UGM: Erupsi Gunung Api Bersamaan Secara Ilmiah Dimungkinkan
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.53
Pakar Ungkap Penyebab 6 Gunung Api Meletus Bersamaan
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 10.53
DPR Minta Penggabungan BMKG-Badan Geologi Dikaji Dulu
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 07.25
BMKG Pastikan Abu Anak Krakatau Tak Lagi Mengarah ke Jakarta
Berita terkait
Eks Kepala BMKG Ungkap Ancaman Kombinasi Bencana Geo-Hidrometeorologi, Seperti Zaman Dinosaurus
JawaPos · 10 September 2026 pukul 13.15
5 Gunung Api Indonesia yang Berstatus Siaga
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 19.03
Legislator Kritik BMKG: Pakai Bahasa yang Mudah Dimengerti
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 16.37
Ketua Komisi XII DPR Dukung Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG
Detik.com · 8 September 2026 pukul 16.36