Eks Kepala BMKG Ungkap Ancaman Kombinasi Bencana Geo-Hidrometeorologi, Seperti Zaman Dinosaurus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengingatkan bahaya kombinasi bencana geologi dan hidrometeorologi yang dapat terjadi bersamaan. Dalam tayangan YouTube-nya, ia menjelaskan bahwa erupsi gunung api dapat memengaruhi suhu bumi karena gerak magma yang berasal dari dalam Bumi. Fenomena ini, menurutnya, mirip dengan peristiwa kepunahan yang pernah menimpa dinosaurus, di mana kombinasi erupsi gunung api dan perubahan iklim secara simultan menyebabkan kondisi lingkungan yang ekstrem.
Dwikorita menekankan bahwa bencana meteorologi dan geologi tidak boleh dianggap terpisah. Dalam kondisi tertentu, kedua jenis bencana ini dapat bertumpang tindih, menciptakan ancaman yang lebih kompleks dan sulit diprediksi. Istilah 'geohidrometeorologi' pun semakin relevan untuk menggambarkan interaksi dinamika atmosfer dengan aktivitas kebumian.
Menurutnya, pergerakan magma yang dipengaruhi oleh kondisi astenosfer dan inti Bumi merupakan proses alamiah yang berkelanjutan. Kombinasi antara erupsi gunung api dan fenomena iklim dapat membuka mata untuk memahami risiko bencana yang lebih luas, terutama di wilayah yang geologinya aktif seperti Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.32
Pakar UGM: Erupsi Gunung Api Bersamaan Secara Ilmiah Dimungkinkan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.42
Spanyol Hadapi Musim Panas Paling Mematikan Sepanjang Sejarah
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.53
Pakar Ungkap Penyebab 6 Gunung Api Meletus Bersamaan
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 10.53
DPR Minta Penggabungan BMKG-Badan Geologi Dikaji Dulu
Berita terkait
Mantan Kepala BMKG Ungkap Ancaman Kombinasi Bencana Geo-Hidrometeorologi, Seperti Zaman Dinosaurus
JawaPos · 10 September 2026 pukul 13.45
Menko Polkam: El Nino Percepat Kebakaran Hutan dan Lahan
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 16.58
BMKG Pastikan Abu Anak Krakatau Tak Lagi Mengarah ke Jakarta
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 07.25
5 Gunung Api Indonesia yang Berstatus Siaga
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 19.03