Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Masih Banyak yang Konsumsi Kental Manis Dinilai Bukti Kegagalan Pemerintah Melindungi Kesehatan Anak

Survei Universitas Islam Bandung (Unisba) terhadap 2.150 orang tua balita menunjukkan 67,6% responden masih memberikan susu kental manis (SKM) kepada anak sebagai pengganti susu. Temuan ini mengindikasikan kegagalan pemerintah dalam mengubah perilaku masyarakat meskipun aturan pelabelan SKM bukan susu telah ada selama hampir satu dekade.

Aktivis kesehatan Irma Hidayana menilai kondisi ini sebagai kemunduran akibat kurangnya sosialisasi dan edukasi terhadap Peraturan BPOM Nomor 6 Tahun 2021. Faktor harga murah, kemudahan akses, budaya keluarga, serta pengaruh iklan memperkuat konsumsi SKM, bahkan di kalangan orang tua berpendidikan sarjana. Hal ini berisiko memperburuk tantangan gizi anak di Indonesia, seperti stunting dan wasting.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait