Masyarakat Papua Minta Pemerintah Buka Ruang Dialog Damai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masyarakat Papua, khususnya Papua Muda Progresif, menuntut pemerintah membuka ruang dialog damai untuk menghentikan kekerasan di Papua Pegunungan. Dalam pernyataan bersama yang melibatkan akademisi, tokoh agama, adat, HAM, TNI, dan Polri, mereka menyatakan banyak hal sendi kehidupan masyarakat terabaikan akibat konflik. Ketua Papua Muda Progresif, Yops Alegen Itlay, menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat untuk mencari solusi damai. Tiga rekomendasi disampaikan: pembuatan regulasi daerah untuk perlindungan hak masyarakat sipil dan adat, serta pembukaan dialog yang melibatkan tokoh adat, pemuda, dan elemen masyarakat melalui tiga unsur pemerintah (eksekutif, legislatif, yudikatif).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 23.19
Konflik Papua Tak Boleh Terus Korbankan Warga Sipil, Dialog Wamena Dorong Jalan Damai
Berita terkait
Anggota KKB Pelaku Penembakan ASN Ditangkap
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 04.29
Amran Beri Rp300 Juta ke Keluarga ASN Korban Penembakan KKB Papua
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 17.15
Pansus DPD Dorong Peta Jalan Penanganan Konflik di Papua
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 02.30
JK Dorong Pendekatan Politis Damai untuk Merespons Penembakan 3 ASN di Jayawijaya
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 21.22