Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mata Minus Anak Terus Bertambah, Gerakan Myopia Care Sasar Sekolah di Gresik-Lamongan

Kasus mata minus (myopia) pada anak di Indonesia terus meningkat. Berdasarkan studi yang dirujuk Kementerian Kesehatan, prevalensi gangguan refraksi pada anak naik dari 26 persen pada 2013 hingga 40 persen pada 2023. Peningkatan ini tidak hanya menjadi masalah kuantitatif, tetapi juga harus diikuti dengan upaya pengendalian progresivitas atau pertumbuhan minus agar tidak mempengaruhi proses belajar dan kualitas hidup anak.

Presiden Direktur Eyelink Group, M Rusli, menekankan bahwa penglihatan optimal merupakan fondasi penting bagi anak untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi. Oleh karena itu, pengendalian myopia perlu menjadi prioritas, bukan sekadar menghitung jumlah kasus.

Untuk menanggapi hal tersebut, Eyelink Group melalui Optik Natamata meluncurkan gerakan Vision Fest Myopia Care-Natamata dengan semangat Protecting the Vision of Future Generation. Program ini menggandeng sekolah-sekolah yang peduli pada kesehatan mata anak, khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian myopia, sebagai langkah strategis untuk menjaga masa depan generasi muda.

Berita terkait