Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mau Wisata Seks? Negara Ini Geger Kapal Perang AS Mau Mampir

Kapal induk Angkatan Laut AS USS Abraham Lincoln akan berlabuh di Pelabuhan Laem Chabang, Thailand pada Rabu, didampingi dua kapal pendukung. Kunjungan ini ditujukan untuk memberi istirahat kepada sekitar 5.000 pelaut dan marinir yang telah berada di laut lebih dari 200 hari, sebagian dari mereka terlibat dalam operasi militer di Timur Tengah. Namun, kedatangan ini memicu kekhawatiran terkait wisata seks di Pattaya, yang sebelumnya pernah diserbu oleh polisi dan menyebabkan penahanan 40 hingga 50 orang atas dugaan prostitusi. Otoritas setempat menyiapkan patroli tambahan untuk mencegah aktivitas ilegal yang berkembang di kawasan tersebut.

Pemerintah Thailand berharap kunjungan ini dapat memberikan dorongan ekonomi bagi Pattaya, yang terkenal dengan lebih dari 300.000 kamar hotel. Setiap personel militer AS diperkirakan dapat menghabiskan antara 1.000 hingga 3.000 baht (Rp535 ribu hingga Rp1,61 juta) per hari tergantung durasi dan lokasi menginap. Wali Kota Pattaya, Poramase Ngampiches, menyatakan bahwa dampak ekonomi akan bergantung pada keputusan para personel untuk menghabiskan waktu di Pattaya atau pindah ke Bangkok.

Sebelumnya, kapal ini berangkat dari San Diego pada November lalu dan dialihkan ke Timur Tengah untuk mendukung operasi militer AS-Israel melawan Iran. Laporan terbaru menunjukkan adanya masalah kesehatan mental dan penurunan moral di atas kapal, termasuk upaya bunuh diri. Pattaya dulunya merupakan desa nelayan yang berubah menjadi pusat wisata seks setelah kedatangan tentara AS selama Perang Vietnam.

Berita terkait