MBG Bukan Semata-mata Membagi Makanan di Sidang Tahunan, MPR: Ikhtiar Cerdaskan Bangsa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada Sidang Tahunan dan Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, serta DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026), Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan terobosan untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045. Ia menegaskan program tersebut bukan semata-mata pembagian makanan, melainkan bagian dari ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, MBG menjadi wujud upaya negara membangun manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas sebagai fondasi kemajuan nasional.
Muzani mengungkapkan bahwa pemenuhan gizi bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok yang membutuhkan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Terwujudnya anak yang unggul dan mampu bersaing secara kompetitif merupakan mimpi Indonesia yang harus dicapai. Dalam pidato yang berlangsung di hadapan anggota legislatif tersebut, ia menekankan bahwa kesehatan serta kecerdasan generasi mendatang menjadi kunci keberhasilan nasional. Pernyataan disampaikan secara resmi dalam forum Sidang Tahunan guna menegaskan arah kebijakan pembangunan manusia menuju 2045.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
Ketua MPR sebut MBG Bukan Cuma Bagi-bagi Makanan, Tapi Terobosan Indonesia Emas 2045
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.28
Ketua MPR Klaim MBG & Kopdes Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.09
Video: Ketua MPR RI Ahmad Muzani Tegaskan Dukungan RI Pada Palestina
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.47
Muzani: Program MBG Terobosan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita terkait
Anggaran Tepat Sasaran, MBG Geser Fokus ke Ibu Hamil dan Balita Daerah 3T
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.20
Menko Zulhas: Penerima MBG Tembus 63 Juta pada 2027
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.00
MBG Investasi Jangka Panjang Tingkatkan Kualitas Generasi Muda, BGN Terus Lakukan Pembenahan
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 07.00
BGN Temukan 414 SPPG Bermasalah, Ratusan Miliar Dikembalikan ke Kas Negara
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 07.34