Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Melihat Inovasi Gen Z Bikin Alat Bantu Pantau Demam Bayi

Pada peringatan Hari Anak Nasional 2026 di RSAB Harapan Kita, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi inovasi BebeTemp, termometer pintar karya dua remaja kelas 12 ACS Jakarta, Kathleen Victoria dan Kimberly Georgia. Alat ini memantau suhu tubuh bayi secara real time dan mengirim alarm otomatis saat suhu di atas 38°C atau di bawah 36°C. Menkes menegaskan solusi kesehatan tidak selalu butuh teknologi mahal, melainkan ide sederhana yang menjawab kebutuhan lapangan.

BebeTemp penting karena demam tinggi pada bayi 6 bulan hingga 3 tahun bisa menjadi tanda penyakit mendasar dan memicu kejang demam, terutama saat malam ketika orang tua tidur. Kejang berkepanjangan berisiko gangguan neurologis seperti cedera hipokampus dan epilepsi lobus temporal. Hipotermia juga berbahaya, terutama pada bayi prematur dan berat lahir rendah, yang bisa menyebabkan gangguan pernapasan, denyut jantung melambat, hingga kondisi mengancam nyawa.

Berbeda dengan termometer konvensional yang hanya mengukur sesaat, BebeTemp memungkinkan pemantauan berkelanjutan sehingga tindakan lebih cepat dan mengurangi kebutuhan orang tua memeriksa sepanjang malam. Dengan desain terjangkau dan mudah digunakan, alat ini berpotensi memperluas akses pemantauan suhu di rumah dan fasilitas kesehatan, membantu mencegah ribuan kematian bayi setiap tahun.

Berita terkait