Memahami Ancaman Tersembunyi di Balik Asap Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan ancaman serius bagi kesehatan karena mengandung partikulat halus (PM2.5) yang dapat menembus sistem pertahanan tubuh. Berbeda dengan asap biasa, asap karhutla dapat menempuh jarak ratusan kilometer dan bertahan lama di atmosfer. Paparan singkat dapat menyebabkan gejala seperti batuk, sesak, dan sakit kepala, sementara paparan berulang atau berkepanjangan meningkatkan risiko masalah serius seperti kanker paru, serangan jantung, dan komplikasi pada ibu hamil. Kelompok rentan termasuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit jantung atau paru-paru. Untuk mengurangi risiko, disarankan menggunakan masker, menjaga jarak dari asap, dan memantau kualitas udara. Indonesia juga berkoordinasi dengan negara-negara ASEAN untuk mengatasi dampak transboundary haze ini. Selain itu, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait layanan pendidikan di daerah terdampak, termasuk SE Nomor 20 Tahun 2026.
Bagikan
Berita terkait
Mengenal PM2.5: Ancaman tak Kasat Mata di Balik Kabut Asap Karhutla
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.15
Merasakan Langsung Menembus Asap dan Menelusuri Bekas Titik Api Palangka Raya
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 13.56
Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Gubernur Kalteng Siapkan Rumah Oksigen & Bagikan Masker Gratis
JawaPos · 3 September 2026 pukul 17.30
Kasus ISPA di Natuna Meningkat Imbas Asap Karhutla
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.30