Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Memahami Nilai Tunai Paydi agar Polis Tetap Aktif

Dalam 8 bulan, korban kecelakaan kapal yang meninggal dan hilang mencapai 442 orang, menekankan pentingnya asuransi. Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unit link menawarkan manfaat perlindungan asuransi sekaligus hasil investasi. Nilai Tunai, yang terbentuk dari dana investasi setelah memperhitungkan biaya, dapat berubah mengikuti kinerja investasi dan aktivitas polis. Jika Nilai Tunai tidak mencukupi untuk membayar biaya, manfaat asuransi dapat menjadi tidak aktif. Inflasi medis diproyeksikan mencapai 17,8% pada 2026, sementara klaim kesehatan industri asuransi jiwa 2025 mencapai Rp26,8 triliun, naik 9,2% dari tahun sebelumnya. Pemantauan Nilai Tunai secara berkala penting agar polis tetap aktif.

Nasabah dapat menjaga polis tetap aktif dengan membayar premi sesuai jadwal, melakukan review polis setidaknya satu kali setahun, memperbarui informasi kontak, dan berkonsultasi dengan tenaga pemasar jika Nilai Tunai berkurang. Opsi seperti pemulihan, penyesuaian premi, atau top-up Nilai Tunai tersedia sesuai ketentuan polis. Prudential Indonesia menyediakan layanan digital melalui PRUServices untuk memantau kondisi polis. Pada 2025, Prudential Indonesia mencatat pendapatan premi Rp21,1 triliun, total aset Rp64,3 triliun, dan laba bersih Rp2,4 triliun.

Industri asuransi menunjukkan penguatan hingga pertengahan 2026. PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa) mencatatkan pertumbuhan positif. Ciputra Life memperkuat strategi pertumbuhan dengan memperluas kerja sama dan menambah mitra. Total pembayaran klaim kesehatan dan meninggal dunia masing-masing mencapai Rp433,4 miliar dan Rp111,8 miliar. Ketidakpastian ekonomi global tidak menutup peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Berita terkait