Menaker tegaskan SDM kompeten jadi kunci industrialisasi Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa sumber daya manusia kompeten menjadi kunci utama Indonesia dalam mendorong industrialisasi dan kemandirian ekonomi. Ia menyatakan bahwa hilirisasi, penguatan industri nasional, serta ketahanan pangan dan energi sangat bergantung pada tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan mampu menciptakan nilai tambah di dalam negeri.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemnaker menetapkan empat fokus utama. Pertama, memperkuat pembangunan pekerja kompeten melalui pelatihan vokasi, magang, sertifikasi, dan sinergi dengan dunia usaha. Kedua, membangun pasar kerja yang adaptif dengan layanan informasi, pencocokan kerja, serta peningkatan keterampilan. Data Sakernas Mei 2026 mencatat sekitar 148 juta penduduk Indonesia telah bekerja dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,65 persen.
Kemnaker juga berkomitmen membangun dunia kerja yang inklusif serta memperkuat regulasi dan hubungan industrial agar kemajuan industri berjalan beriringan dengan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan pekerja. Yassierli menekankan bahwa kedaulatan industri membutuhkan kedaulatan kompetensi, sehingga sistem pelatihan harus mampu membaca perubahan kebutuhan industri secara cepat.
Bagikan
Berita terkait
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 5,9 T Untuk MagangHub dan Pelatihan Vokasi
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 00.01
Penduduk Kelas Menengah Merosot Karena PHK, RUU Ketenagakerjaan Harus Disusun Cermat
JawaPos · 25 September 2026 pukul 16.45
Menaker Sebut 50% Peserta MagangHub di Industri Langsung Diterima Kerja
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 15.15
BPS Perbarui Daftar Pekerjaan, Ada Analis Siber hingga Konten Kreator
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 06.30