Menaker Yassierli Tekankan Penyandang Disabilitas Harus Dapat Kesempatan Kerja yang Setara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya inklusivitas ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas saat membuka Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas di Boyolali, Jawa Tengah. Yassierli menekankan bahwa penyandang disabilitas bukan objek belas kasihan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak sama untuk bekerja dan berkontribusi sesuai kompetensinya.
Yassierli menyebutkan data dari ILO dalam Global Disability Summit 2025 yang menunjukkan tingkat partisipasi angkatan kerja penyandang disabilitas di dunia sekitar 30 persen lebih rendah dibandingkan kelompok non-disabilitas. Penyandang disabilitas usia muda juga menghadapi risiko hampir dua kali lebih besar untuk tidak bersekolah, bekerja, maupun mengikuti pelatihan.
Menurut Yassierli, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan kesempatan kerja yang setara. Tantangan ketenagakerjaan kini tidak lagi sebatas menyediakan lapangan kerja, melainkan membangun sistem yang menilai kompetensi secara adil tanpa diskriminasi.
Bagikan
Berita terkait
Kemnaker Perluas Penempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas Lewat Peningkatan Kompetensi
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 09.57
Menaker Targetkan 270 Ribu Peserta Pelatihan Vokasi dan 50 Ribu Magang
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 21.55
Perluas Peluang Kerja, Wamenaker Tekankan Pentingnya Kompetensi & Kemampuan Bahasa
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 13.40
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Penguatan Pelindungan dan Kesejahteraan Pekerja
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.50