Mencari Perusahaan Asuransi Terbaik di Tengah Dinamika dan Tantangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri perasuransian Indonesia menunjukkan kinerja stabil hingga Mei 2026 dengan total aset mencapai Rp1.197,04 triliun, tumbuh 2,87% (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh asuransi komersial dengan aset Rp977,81 triliun (naik 4,05% yoy) serta peningkatan premi asuransi jiwa sebesar 5,87% (yoy) menjadi Rp76,79 triliun. Namun, premi asuransi umum dan reasuransi mengalami kontraksi 5,03% (yoy) menjadi Rp62,76 triliun.
Kondisi permodalan industri tetap kuat dengan Risk Based Capital (RBC) asuransi jiwa sebesar 481,20% dan asuransi umum/reasuransi sebesar 319,12%, jauh melampaui batas minimum OJK sebesar 120%. Sebagai bentuk apresiasi, CNBC Indonesia akan menyelenggarakan Road to CNBC Indonesia Award 2026 'Best Insurance' pada 8 Oktober 2026 untuk perusahaan yang mampu menjaga kepercayaan masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.
Bagikan
Berita terkait
OJK Masukkan 16 Entitas dalam Pengawasan Khusus, Ada Asuransi hingga Dana Pensiun
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.50
Premi Asuransi Tumbuh 2,71% Jadi Rp199,8 Triliun per Juli 2026
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 16.25
OJK: IHSG Terkoreksi 6,96% di September 2026
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 14.28
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Ini 5 Prioritas Utamanya
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 12.02