Mendag Optimistis Neraca Perdagangan Membaik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan optimisme terhadap perbaikan neraca perdagangan Indonesia pada awal semester II 2026. Defisit perdagangan pada Juni 2026 turun menjadi US$0,45 miliar dibandingkan US$1,61 miliar pada Mei 2026. Peningkatan ini didorong oleh ekspor yang tumbuh 9,72% pada Juni 2026 mencapai US$25,46 miliar, dengan sektor nonmigas sebagai penopang utama yang mencapai US$24,39 miliar dan surplus US$3,04 miliar. Volume ekspor juga naik 3,31% menjadi 56,52 juta ton. Budi menjelaskan fluktuasi harga minyak dunia menjadi faktor utama defisit pada dua bulan terakhir, namun menilai kondisi akan membaik jika geopolitik stabil dan harga minyak turun. Pemerintah berharap kinerja ekspor nonmigas yang kuat dapat memulihkan keseimbangan neraca perdagangan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.00
Pemerintah Optimistis Neraca Perdagangan Makin Moncer
Berita terkait
Neraca Perdagangan Indonesia Juni 2026 Defisit US$ 0,45 Miliar
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.10
Ekonom Ungkap 'Harta Karun' Ekspor RI Selain Nikel-CPO-Batu Bara
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 18.10
Kenaikan Harga Minyak Dunia Ikut Andil Picu Defisit Neraca Perdagangan
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.34
Tak Mau Tekor Dagang Lagi dengan Thailand, RI Mau Genjot Ekspor Ini
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 19.55