Mendagri: Integrasi Data Dukcapil Perkuat Bansos Tepat Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi keberhasilan pilot program perlindungan sosial di Kabupaten Banyuwangi. Program ini menggunakan integrasi data Dukcapil dengan data dari kementerian lain untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Berdasarkan hasil pilot per 30 Juni 2026, dari 323.339 KK pendaftar BPNT, 45,2% diidentifikasi berpotensi layak menerima bantuan, sedangkan dari 290.967 KK pendaftar PKH, 31,2% berpotensi layak. Integrasi data melibatkan Dukcapil dengan data ATR/BPN untuk aset tanah, BPS untuk data sosial-ekonomi, dan kepolisian untuk kepemilikan kendaraan. Tujuannya adalah menghasilkan data akurat, real-time, dan transparan sehingga bantuan dapat diterima masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria, menghindari penyalahgunaan. Tito menargetkan penerapan e-government untuk perlinsos di 143 kabupaten/kota pada Agustus 2026, dengan kriteria seperti infrastruktur internet memadai dan Dinas Dukcapil responsif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.03
Tito Sebut Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlinsos Tepat Sasaran
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.55
Mendagri Tito Sebut Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlindungan Sosial Tepat Sasaran
Berita terkait
Dari Jimpitan Rp500, Warga di Bantul Menabung Asuransi hingga Santunan Duka
kumparan · 29 September 2026 pukul 17.24
Gerindra Salurkan 10 Ribu Paket Sembako & Selimut untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 29 September 2026 pukul 10.34
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Serahkan Bantuan Untuk Masjid Sebagai Wujud Kepedulian
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 00.12
BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 13.35