Mendagri Tito Sebut Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlindungan Sosial Tepat Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi keberhasilan pilot project program perlindungan sosial di Kabupaten Banyuwangi, yang menunjukkan peran penting data Dukcapil sebagai fondasi e-government atau SPBE. Integrasi ini bertujuan untuk membuat bantuan sosial lebih tepat sasaran. Berdasarkan hasil pilot project per 30 Juni 2026, dari 323.339 kepala keluarga pendaftar BPNT, sebanyak 45,2 persen berpotensi layak menerima bantuan, sedangkan dari 290.967 pendaftar PKH, sebanyak 31,2 persen berpotensi layak. Data ini menunjukkan adanya kesenjangan dalam penyaluran bantuan yang perlu diperbaiki. Untuk memperkuat integrasi, data Dukcapil dipadukan dengan data Kementerian ATR/BPN untuk mengecek aset tanah, data BPS melalui DTSEN untuk aspek sosial-ekonomi, serta data kepolisian via Samsat untuk kepemilikan kendaraan, guna mengidentifikasi penerima bantuan yang lebih akurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.03
Tito Sebut Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlinsos Tepat Sasaran
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 20.02
Mendagri Dorong Perluasan Perlinsos Agar Bansos Tepat Sasaran
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 16.55
Mendagri Ungkap Cara Baru Bikin Bansos Tepat Sasaran
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.59
Mendagri: Integrasi Data Dukcapil Perkuat Bansos Tepat Sasaran
Berita terkait
Mendagri Tito Sebut Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda
Detik.com · 24 September 2026 pukul 18.30
KemenPAN-RB: 258 kabupaten/kota sudah terapkan Perlinsos digital
ANTARA News · 18 September 2026 pukul 14.23
Digitalisasi Perlinsos Diperluas, Pemerintah Tekankan Prinsip Keadilan
Detik.com · 11 September 2026 pukul 09.28
250.000 Lowongan Jadi Agen, Daftar Online Tugas Scan Wajah Warga RI
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.20