Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Mendagri Minta Pemda Segera Penuhi Kebutuhan Warga Terdampak Gempa NTT

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi virtual dengan pemerintah daerah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa, 8 September 2026. Rapat ini bertujuan mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi dan erupsi Gunung Lewotobi. Tujuh kabupaten di Pulau Flores terdampak gempa, sementara satu kabupaten lainnya terdampak erupsi gunung berapi. Mendagri menyampaikan bahwa Presiden telah menyalurkan anggaran bantuan sebesar 40 miliar rupiah melalui Belanja Tidak Terduga (BLT), dengan realisasi sebesar 43 persen, 27 persen, dan 25 persen di beberapa wilayah. Ia meminta pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tempat pengungsian dan tenda darurat, termasuk makanan, pakaian, dan kebutuhan khusus untuk perempuan dan anak-anak.

Selain penyaluran bantuan, rapat juga membahas pendataan kerusakan rumah warga untuk menentukan bentuk bantuan pembangunan kembali. Mendagri menjelaskan bahwa bantuan akan diberikan berdasarkan tingkat kerusakan: rumah ringan mendapatkan 15 juta rupiah, sedang 30 juta, dan berat 70 juta. Untuk rumah dengan kerusakan berat, pembangunan dapat dilakukan di lokasi semula atau pindah ke kawasan baru jika lahan tidak layak. Proses verifikasi data dilakukan secara berlapis untuk memastikan akurasi dan tepat sasaran.

Pemerintah juga membahas rencana pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Sumatera melalui skema dari BNPB untuk hunian in situ dan Kementerian PKP untuk relokasi. Untuk mempercepat proses, pemerintah akan berkoordinasi dengan BPKP dan LKPP guna menyelesaikan proses lelang secepatnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait