Tiga Rumah Sakit Rusak akibat Bencana di NTT, Pelayanan Dipindah ke Rumah Sakit Lapangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiga rumah sakit di Nusa Tenggara Timur rusak akibat bencana alam, sehingga pelayanan kesehatan dialihkan ke fasilitas lapangan yang dibangun dengan dukungan Kementerian Kesehatan. Gubernur NTT Emanuel Melkiades menyampaikan kondisi ini dalam rapat penanganan bencana alam dengan Presiden Prabowo Subianto melalui konferensi video pada Senin, 7 September. Beberapa puskesmas yang tidak dapat digunakan juga menjalankan layanan dari fasilitas sementara untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di wilayah terdampat.
Kebutuhan makanan dan minuman masyarakat di wilayah terdampat telah terpenuhi melalui bantuan dari BNPB, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan kementerian terkait. Fasilitas kesehatan yang rusak dilengkapi dengan tenda, generator listrik (genset), dan peralatan lain agar tenaga medis tetap dapat memberikan penanganan kepada warga. Pemerintah Provinsi NTT bersama Forkopimda masih berada di wilayah Flores untuk memastikan operasional masa tanggap darurat berjalan dengan baik.
Gubernur NTT juga menekankan pentingnya dukungan bagi tenaga kesehatan yang telah ikut menangani dampak bencana sejak awal. Timnya akan kembali ke Flores pada hari yang sama untuk memverifikasi langsung kebutuhan masyarakat. Tenaga medis membutuhkan vitamin dan dukungan psikologis akibat beban kerja intensif selama masa tanggap darurat.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Minta Jajaran Fokus Layani Rakyat NTT, Hindari Seremonial Pejabat
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.10
Presiden Prabowo Tinjau Langsung Penanganan Dampak Gempa Bumi di Nagekeo
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.58
Donasi Tembus Rp375 Juta, Wali Kota Depok Terbang ke NTT Bawa Bantuan untuk Korban Bencana
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.00
Wapres Gibran: Saya Memohon Maaf yang Sebesar-besarnya
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 08.10