Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Waka Komisi X DPR Nilai Tak Perlu Semua Bahasa Asing Diwajibkan Sejak SD

Presiden Prabowo Subianto menyatakan rencana untuk mengajarkan bahasa asing seperti Mandarin, Prancis, Rusia, Inggris, Arab, Jepang, Korea, dan Spanyol sejak siswa kelas 1 SD. Prabowo berpendapat bahwa anak-anak di bawah usia 11-12 tahun lebih cepat belajar bahasa, dan penguasaan bahasa asing akan membantu karier mereka di masa depan.

Lalu Hadrian Irfani, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, mendukung gagasan tersebut tetapi menilai tidak semua bahasa asing perlu diwajibkan sejak SD kelas 1. Ia menyarankan fleksibilitas dengan mempertimbangkan potensi daerah, ketersediaan dan kompetensi guru, serta relevansinya dengan peluang pendidikan dan kerja. Hadrian memperingatkan agar kebijakan ini tidak sulit diterapkan secara merata karena perbedaan kesiapan sekolah, yang bisa menambah beban siswa dan memperlebar kesenjangan antarsekolah.

Hadrian menekankan bahwa fondasi pendidikan dasar seperti literasi, numerasi, berpikir kritis, dan karakter harus tetap prioritas. Pengenalan bahasa asing sejak SD dianggap langkah positif asalkan dilakukan bertahap dengan memastikan ketersediaan guru, bahan ajar, dan fasilitas pendukung.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait