Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendagri Minta Walkot Pakai Rp 200 M Perbaiki Saluran Air Imbas Banjir Padang

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan seluruh instansi terkait mulai dari BNPB, TNI-Polri, hingga Pemkot Padang sudah turun ke lapangan untuk mengatasi banjir dan longsor yang terjadi pada 3 Agustus 2026. Menurutnya, banjir tersebut tidak membawa dampak kerusakan yang parah seperti banjir pada November 2025 lalu. Banjir hanya menyebabkan genangan air di jalan dan beberapa rumah terdampak, namun tidak ada kerusakan fasilitas atau bangunan serius. Seluruh pihak sudah memberikan bantuan logistik dan makanan kepada warga yang terdampak. Tito juga meminta Wali Kota Padang untuk menggunakan anggaran bencana sebesar Rp 200 miliar yang diberikan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki saluran air PDAM yang rusak akibat banjir. Jika tidak memungkinkan, Kementerian Pekerjaan Umum akan turun tangan. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pengerukan sungai di tengah Kota Padang karena sedimen yang menumpuk menyebabkan air tertahan dan meluas ke sisi-sisi saat hujan.

Berita terkait