Mendagri Minta Walkot Pakai Rp 200 M Perbaiki Saluran Air Imbas Banjir Padang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan seluruh instansi terkait mulai dari BNPB, TNI-Polri, hingga Pemkot Padang sudah turun ke lapangan untuk mengatasi banjir dan longsor yang terjadi pada 3 Agustus 2026. Menurutnya, banjir tersebut tidak membawa dampak kerusakan yang parah seperti banjir pada November 2025 lalu. Banjir hanya menyebabkan genangan air di jalan dan beberapa rumah terdampak, namun tidak ada kerusakan fasilitas atau bangunan serius. Seluruh pihak sudah memberikan bantuan logistik dan makanan kepada warga yang terdampak. Tito juga meminta Wali Kota Padang untuk menggunakan anggaran bencana sebesar Rp 200 miliar yang diberikan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki saluran air PDAM yang rusak akibat banjir. Jika tidak memungkinkan, Kementerian Pekerjaan Umum akan turun tangan. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pengerukan sungai di tengah Kota Padang karena sedimen yang menumpuk menyebabkan air tertahan dan meluas ke sisi-sisi saat hujan.
Bagikan
Berita terkait
Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Gempa NTT
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 20.08
Uluran Tangan PNM Peduli bagi Korban Gempa di NTT, Utamakan Selamat
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.43
Tinjau Korban Gempa NTT, Mendagri: Pemerintah Siapkan Bantuan untuk Rumah Rusak
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 12.25
Bantuan Korban Gempa NTT Capai Rp100 Miliar, Amran: Makan Tak Boleh Ditunda
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 12.04