Mendagri Tito Karnavian Ajak Pemda Gotong Royong Bantu Daerah Terdampak Bencana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengajak seluruh pemerintah daerah (pemda) di Indonesia untuk memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas antardaerah dalam menangani dampak bencana alam. Dalam kesempatan ini, Tito menekankan bahwa bencana bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, sehingga diperlukan kegotongroyongan. Indonesia memiliki potensi bencana yang tinggi akibat banyaknya gunung berapi aktif, bentangan laut yang luas, dan deretan sungai besar.
Tito menyampaikan hal ini usai acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali di Kabupaten Badung, Bali. Ia mengapresiasi sejumlah pemda yang merespons cepat dengan menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak bencana, seperti di Sumatra dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Beberapa kepala daerah bahkan turun langsung ke lapangan untuk meninjau penanganan korban.
Menurut Tito, bantuan tidak harus dalam nominal besar. Bantuan skala kecil yang dilakukan secara kolektif oleh banyak daerah akan terakumulasi menjadi dukungan yang signifikan bagi pemulihan pascabencana. Untuk wilayah Sumatra, pemerintah pusat menyalurkan dukungan anggaran tambahan melalui skema Transfer ke Daerah (TKD). Untuk penanganan bencana di NTT, Presiden telah mengalokasikan tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp200 miliar guna mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 15.08
Mendagri Ajak Pemda Perkuat Gotong Royong Tangani Dampak Bencana
Berita terkait
Gempa Flores Tewaskan 68 Orang, Mendagri Salurkan Tali Asih ke Keluarga Korban
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.37
Mendagri Salurkan Tali Asih untuk Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Gempa NTT
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 20.08
Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT Hilang atau Rusak Akan Diterbitkan Gratis
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 11.30
Disetop Emak-emak di Nagekeo, Mendagri Dengarkan Keluh Kesah Akibat Gempa
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 17.55