Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendagri Soal Inflasi Juli 2,88 Persen: Masih dalam Rentang Ideal

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan inflasi nasional Juli 2026 sebesar 2,88 persen year-on-year (yoy), masih berada dalam rentang target pemerintah yaitu 1,5 hingga 3,5 persen. Angka ini juga mencerminkan deflasi bulanan sebesar 0,14 persen dibandingkan Juni 2026. Komponen utama yang mendorong inflasi pada Juli 2026 berasal dari sektor transportasi dan pendidikan, sementara kelompok makanan, minuman, dan tembakau relatif terkendali. Beberapa komoditas pangan seperti daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, dan telur ayam ras memberikan tekanan terhadap inflasi, meski harga beras dan komoditas penting lainnya tetap relatif stabil.

Meskipun inflasi nasional masih dalam kendali, beberapa wilayah di Indonesia mencatatkan angka di atas ambang batas 3,5 persen. Di tingkat provinsi, Provinsi Papua Barat, Aceh, Papua Pegunungan, Kalimantan Tengah, dan Papua Barat Daya mengalami inflasi tinggi. Di tingkat kabupaten, daerah seperti Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Labuhanbatu, Manokwari, dan Banggai juga terdampak. Di tingkat kota, kota dengan inflasi tinggi meliputi Gunungsitoli, Sorong, Banda Aceh, Sibolga, dan Pematangsiantar.

Mendagri juga mengapresiasi Kementerian Perdagangan atas intervensinya yang berhasil menurunkan harga bawang putih dan minyak goreng, dua komoditas yang sebelumnya sering menyumbang inflasi. Dengan kendala harga pada kedua komoditas ini, inflasi nasional dapat tetap terjaga dalam rentang yang ditetapkan pemerintah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait