Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

BI Ungkap Kondisi Ekonomi RI di Era Suku Bunga Tinggi

Bank Indonesia (BI) menilai ekonomi domestik Indonesia masih memiliki ruang untuk tumbuh di tengah kondisi suku bunga tinggi yang dipicu meningkatnya tensi geopolitik dan kenaikan inflasi global. Beberapa bank sentral seperti Federal Reserve, ECB, dan BOJ telah menaikkan suku bunga sebagai respons terhadap tekanan inflasi. Deputi Gubernur Senior BI, Aida S Budiman, menyatakan bahwa pertumbuhan PDB global diperkirakan tidak bergerak sekitar 3% pada 2026, namun dapat kembali naik di atas 3% pada 2027 jika ketegangan geopolitik mereda. Meski demikian, ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh 4,9%-5,7% hingga akhir 2026, didorong oleh kenaikan harga komoditas ekspor nonmigas seperti CPO, batu bara, dan nikel. Pertumbuhan ekonomi RI mencapai 5,61% pada kuartal I-2026 dan 5,29% pada kuartal II-2026. Di sisi inflasi, BI menjaga inflasi pada level 3,19% pada Agustus 2026, dengan inflasi inti tetap rendah di 2,92%, masih di bawah target 3,5%.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait