Mendamba PKB sebagai Muazin Kepentingan Umat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wibawa lembaga perwakilan Islam di Indonesia, seperti MUI dan PBNU, dinilai sedang mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari adanya tindakan kasar warga terhadap fatwa MUI serta skeptisisme publik terhadap PBNU akibat konflik internal, polemik konsesi tambang, dan dugaan kasus korupsi kader utamanya.
Kondisi tersebut menyebabkan umat Islam kehilangan artikulator sosial-politik yang efektif. Di sisi lain, elemen Islam dalam pemerintahan seringkali hanya diposisikan sebagai ornamen politik atau instrumen elektoral untuk legitimasi kebijakan, bukan sebagai sumber inspirasi etik dalam pengelolaan negara.
Bagikan
Berita terkait
Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, LDII Bicara Pentingnya Kolaborasi Ormas Islam
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 21.00
Pukul Kentongan, Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 12.54
Profil KH Miftachul Akhyar yang Kembali Terpilih Jadi Rais Aam PBNU
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 06.59
Muktamar NU 2026, Gus Rozin Didorong Jadi Ketua Umum PBNU
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 17.39