Muktamar NU 2026, Gus Rozin Didorong Jadi Ketua Umum PBNU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muktamar NU 2026 dinilai harus lebih dari sekadar forum pemilihan kepengurusan baru. Menurut H. Ainun Ni’am, Pengasuh Raudlotul Huffadz Bali, Ketua Umum PBNU yang terpilih seharusnya merupakan produk dari proses musyawarah muktamar, bukan tujuan utama forum tersebut. Muktamar juga perlu merumuskan arah organisasi serta menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin kompleks. Tantangan NU kini jauh berbeda dibandingkan ketika lahir pada 1926, sehingga dinamika perubahan dan kompleksitas persoalan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam memilih figur pemimpin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 19.27
Muktamar ke-35 NU Memanas Saat Caketum PBNU Beri Saran Pemilihan
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 19.17
Sidang Pleno Soal Pemilihan Ketum PBNU Deadlock
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.10
Muktamar ke-35 NU Bahas Isu Rangkap Jabatan Ketum PBNU dan Rais Aam
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 14.52
Melihat Kotak Suara Ahwa Muktamar NU Dijaga Ketat di Tambakberas
Berita terkait
Muktamar NU Belum Putuskan Cara Pilih Ketum
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.31
AHWA Disepakati Jadi Mekanisme Pemilihan Rais Aam dalam Muktamar ke-35 NU
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.09
Menanti Ketum Baru PBNU
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 08.43
Gus Yahya Jawab Isu Intervensi Pengurus Daerah di Muktamar NU
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.10