Mendikdasmen: Jam Belajar Sekolah yang Terdampak Erupsi GAK Tak Harus Penuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan bahwa jam belajar di sekolah yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi, tidak harus penuh sebagaimana jadwal normal. Penyesuaian pembelajaran mempertimbangkan kondisi daerah terdampak termasuk nilai ISPU. Untuk daerah yang tidak terdampak langsung, pembelajaran tetap di sekolah dengan mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, tidak kegiatan di luar kelas, serta menutup pintu dan jendela. Untuk wilayah yang terdampak cukup berat seperti Kabupaten Serang di Banten, Tanggamus, Bandar Lampung, dan Lampung Selatan di Lampung, pembelajaran dapat dilakukan dari rumah melalui daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Bagikan
- erupsi gunung anak krakatau
- jam belajar disesuaikan
- pembelajaran jarak jauh
- protokol kesehatan sekolah
- indeks spu
Berita terkait
Menhub: Bus-kereta gratis disiapkan ke bandara alternatif dari Soetta
ANTARA News · 6 September 2026 pukul 22.36
Mendikdasmen: PJJ Bisa Mulai Besok, Jam Belajar Murid Disesuaikan
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 21.22
Penerbangan Batal Imbas Erupsi, Maskapai Diminta Refund Full Dana Penumpang
Detik.com · 6 September 2026 pukul 21.00
Mendagri Imbau Pemda Terdampak Waspadai Erupsi Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 20.58