Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Mendikdasmen Pantau Kasus Tewasnya Siswa SD di Pemalang Diduga Di-bully

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menanggapi dugaan kasus bullying yang diduga menyebabkan kematian Muhammad Hasbi Al Aqib (7), siswa kelas II SD Negeri 01 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah. Menurut Mu'ti, hingga kini belum ada laporan lengkap terkait kasus ini, namun Kemendikdasmen akan meminta informasi dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan setempat untuk mengklarifikasi fakta di balik dugaan perundungan oleh tiga kakak kelas korban. Ia menekankan pentingnya monitoring yang cermat dan tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan agar sesuai dengan realitas yang ada.

Aqib dilaporkan mulai mengeluh sakit pada 17 September dan dibawa ke RSUD Dr M Ashari Pemalang. Setelah beberapa hari dirawat, korban baru mengakui bahwa ia dipukul oleh tiga teman sekelasnya. Sayangnya, Aqib tidak berhasil ditolong dan meninggal pada Rabu (30/9) setelah berjuang selama sembilan hari di rumah sakit. Keluarga korban menduga dugaan bullying menjadi penyebab kematiannya, meskipun dugaan ini mas masih dalam proses penyelidikan.

Dalam menanggapi kasus ini, Mu'ti menyatakan bahwa pemerintah akan mengikuti prosedur yang telah diatur dalam Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026, termasuk melakukan investigasi terhadap dugaan kekerasan di lingkungan sekolah. Solusi yang akan ditempuh akan mengedepankan pendekatan humanis dan prinsip non-punishment, yang berarti penyelesaian tidak akan mengutamakan pemberian hukuman, terutama hukuman fisik. Mu'ti juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pihak untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait