Mendikdasmen Pastikan Sekolah Terdampak Gempa NTT akan Direvitalisasi Tahun 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan bahwa sekolah yang rusak akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan direvitalisasi pada tahun 2026. Pemerintah terus melakukan pendataan untuk menilai tingkat kerusakan dan menyiapkan bantuan prioritas. Setelah pendataan selesai, Kemendikdasmen akan menyusun dokumen dan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebelum memulai pembangunan dengan dana Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahap kedua. Sebagai langkah awal, telah disalurkan bantuan logistik berupa 9.400 buku nonteks, 495 school kit, 30 family kit, 1.000 kaos, 1.650 paket makanan, dan voucher sebesar Rp 860 juta untuk 61 sekolah di Kabupaten Nagekeo dan Ngada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 07.53
Mendikdasmen Pastikan Sekolah Terdampak Gempa NTT Direvitalisasi
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 07.12
Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Sekolah Terdampak Gempa Flores
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 19.20
Kemendikdasmen salurkan Rp860 juta untuk sekolah terdampak gempa NTT
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.20
Mendikdasmen Salurkan Rp860 Juta untuk Sekolah Terdampak Gempa NTT
Berita terkait
1.378 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Pemerintah Siapkan Kelas Darurat
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.04
Kemendikdasmen: 324 Sekolah di 7 Kabupaten NTT Rusak Imbas Gempa
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 10.46
Pascagempa NTT, 923 Sekolah Belajar dari Rumah, 171 Sekolah Daring
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.55
Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 15.45