Pascagempa NTT, 923 Sekolah Belajar dari Rumah, 171 Sekolah Daring
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasca gempa NTT, 923 sekolah menerapkan pembelajaran dari rumah, 171 sekolah menggunakan pembelajaran daring, 35 sekolah memakai kelas darurat, dan 30 sekolah tetap belajar tatap muka. Kondisi ini berlaku untuk 116.324 murid terdampak hingga Minggu 22 Agustus 2026. Gempa susulan dan kerusakan bangunan sekolah menjadi alasan utama penerapan metode ini demi keselamatan siswa dan guru.
Dari 1.378 satuan pendidikan terdampak, 1.268 (92%) telah melaporkan kondisinya. Dampak meluas di tujuh kabupaten dengan 177.678 murid, 21.166 guru, dan 5.521 dari 8.664 ruang kelas rusak, termasuk 2.229 rusak berat. Kemendikdasmen menyiapkan 100 tenda kelas darurat, 5.000 school kit, 1.500 family kit, serta perlengkapan sekolah lainnya untuk pemulihan pendidikan. Bantuan psikososial juga diberikan bersama organisasi keagamaan dan perguruan tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 14.30
Imbas Karhutla, Pemkot Pontianak Hentikan Sementara Sekolah Tatap Muka
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 05.16
2 Hal Penting dari Mendikdasmen soal Syarat Guru PPPK jadi PNS, P3K PW Otomatis
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 21.41
Mendikdasmen: Status guru PPPK paruh waktu jadi penuh waktu pada 2027
Berita terkait
Gempa NTT, 1.378 Sekolah Terdampak dan 38 Ribu Warga Sekolah Mengungsi
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 13.45
Kemendikdasmen bagikan 100 tenda darurat sekolah terdampak gempa NTT
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 19.08
1.378 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Pemerintah Siapkan Kelas Darurat
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.04
Imbas Gempa NTT, 923 Sekolah Gelar Pembelajaran dari Rumah
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.43