Menekan Limbah Furnitur Rumah Tangga, Desain Modular Jadi Tren Baru Interior Masa Kini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pergeseran gaya hidup masyarakat urban di Indonesia menuntut fleksibilitas tinggi dalam penataan ruang dan konsumsi furnitur. Mobilitas penghuni yang dinamis serta rutinitas merombak tata letak hunian membuat perabotan konvensional tak lagi relevan secara fungsional. Kondisi pasar ini mendorong tren furnitur adaptif untuk mengakomodasi kebutuhan ruang yang berubah sekaligus menekan limbah perabotan.
Konsep desain modular menjadi alternatif utama dalam industri interior domestik, memungkinkan konsumen mengubah, memisah, atau menyusun ulang furnitur sesuai kapasitas dan dimensi ruangan. Solusi ini krusial bagi generasi urban yang sering berpindah tempat tinggal atau memperluas hunian tanpa membuang furnitur lama.
Merespons permintaan pasar yang tinggi, pelaku industri furnitur Jakarta, Xionco, mengadopsi tren ini dengan lini Cubix Series. Sofa modular dirancang agar konfigurasinya menyesuaikan dinamika tata ruang seiring waktu. Purbaya juga menyiapkan pembiayaan Rp2 triliun untuk membantu eksportir tekstil dan furnitur.
Bagikan
Berita terkait
Tumbuh 11,82 persen, Industri Furnitur Indonesia Masih Hadapi Tantangan
JawaPos · 24 September 2026 pukul 21.45
Di Design Week 2026, Sleep&Co Tampilkan Kurasi Desain dan Kemewahan Tidur Berstandar Internasional
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 11.29
Polimer Jadikan Televisi Bisa Digulung seperti Karpet
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 19.40
Mahasiswa UK Petra Sulap Perpustakaan Jadi Batik Corner Bernuansa Madura
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 16.10