Menekraf Mengeklaim Teknologi AI Dapat Tekan Angka Pengangguran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemendikraf) menilai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) berpeluang menekan pengangguran di Indonesia. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan AI dapat membuka lebih banyak akses kerja dan kewirausahaan bagi generasi muda melalui perubahan pola kerja yang terjadi akibat perkembangan teknologi. Ia menekankan bahwa gig economy semakin menuntut generasi muda menjadi pekerja lepas yang tidak harus berada di kantor, sehingga Kemendikraf terus mendorong pengembangan kapasitas generasi muda melalui berbagai pelatihan. Kombinasi peningkatan keterampilan digital dan pemanfaatan AI dapat memperluas akses talenta muda terhadap peluang kerja, seperti pelatihan voice over dan affiliator yang dapat dikombinasikan dengan AI untuk menghasilkan berbagai jenis konten dan mendukung aktivitas ekonomi. Pentingnya inisiatif ini menjadi semakin krusial di tengah masih besarnya angkatan kerja Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
"Petaka Baru Dunia" Diumumkan PBB, 67 Juta Anak Muda Bisa Kena
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 11.00
Perkembangan AI Mulai Ubah Lanskap Pekerjaan di Sektor Teknologi China
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 08.25
Pendaftar Magang Nasional Tembus 732 Ribu, Kuota Cuma 50 Ribu
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 14.18
Punya Skill AI? Ini 5 Pekerjaan dengan Peluang Karier Menjanjikan
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 13.04