Menekraf Mengeklaim Teknologi AI Dapat Tekan Angka Pengangguran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemendikraf) menilai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) berpeluang menekan pengangguran di Indonesia. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan AI dapat membuka lebih banyak akses kerja dan kewirausahaan bagi generasi muda melalui perubahan pola kerja yang terjadi akibat perkembangan teknologi. Ia menekankan bahwa gig economy semakin menuntut generasi muda menjadi pekerja lepas yang tidak harus berada di kantor, sehingga Kemendikraf terus mendorong pengembangan kapasitas generasi muda melalui berbagai pelatihan. Kombinasi peningkatan keterampilan digital dan pemanfaatan AI dapat memperluas akses talenta muda terhadap peluang kerja, seperti pelatihan voice over dan affiliator yang dapat dikombinasikan dengan AI untuk menghasilkan berbagai jenis konten dan mendukung aktivitas ekonomi. Pentingnya inisiatif ini menjadi semakin krusial di tengah masih besarnya angkatan kerja Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 17.59
Pekerja Muda di Korsel Terdampak AI, Sektor IT Paling Banyak
Berita terkait
Kuasai Perkembangan Teknologi tanpa Kehilangan Empati
JawaPos · 29 September 2026 pukul 14.15
Tergeser AI, Lulusan Jurusan Bergengsi Kini Kesulitan Cari Kerja
Detik.com · 28 September 2026 pukul 14.15
Tergerus AI, Deret Jurusan Ini Dihapus dari Kampus-kampus China
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 07.30
8 Tips Melamar Pekerjaan di Era AI
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 08.00