Tergeser AI, Lulusan Jurusan Bergengsi Kini Kesulitan Cari Kerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lulusan ilmu komputer di Amerika Serikat mengalami tingkat pengangguran sekitar 7,1%, lebih tinggi daripada lulusan filsafat, seni, atau etnis. Tantangan ini dipicu perusahaan besar seperti Microsoft, Google, dan Amazon mengandalkan AI untuk menulis kode serta memangkas pegawai. Jack Zemke, lulusan Universitas Tulane, setelah mengirim ratusan lamaran yang tidak dibalas, akhirnya direkrut melalui proyek AI yang dipromosikan di konferensi. Banyak perusahaan skala kecil saat ini membuka lowongan untuk membantu memahami pemanfaatan AI, bukan raksasa teknologi. Mahasiswa internasional kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kebijakan imigrasi dan ketergantungan pada visa H-1B yang sering ditolak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 07.30
Tergerus AI, Deret Jurusan Ini Dihapus dari Kampus-kampus China
Berita terkait
Goodtalenta: Kesenjangan Lowongan dan Pencari Kerja Masih Lebar
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 18.00
Dunia Berubah, Profesi Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.40
Warga Gelisah, Ancaman Pengangguran Massal Bikin Ketar-Ketir
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 07.15
Mendorong Generasi Muda Adaptasi dengan Perubahan Lanskap Dunia Kerja
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.01