Menekraf Puji Ekosistem Kreatif Malang, Dorong Jadi Solusi Tekan Pengangguran Gen Z
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menghadiri Festival Mbois 11 di Malang dengan tema 'Malang Menyala'. Ia menekankan peran komunitas dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan menghubungkan ide, talenta, pasar, serta investasi untuk mengembangkan karya seni. Malang dinobatkan sebagai Kota Kreatif UNESCO bidang Media Arts, menjadi fondasi untuk mengembangkan talenta dan menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda. Festival Mbois 11 berperan sebagai platform dampak kreatif yang menjaring jejaring antar-kota dan bagian dari Road to World Conference on Creative Economy (WCCE). Berdasarkan Perpres No. 37 Tahun 2026 tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif 2026-2045, pemerintah fokus pada penguatan riset, pendidikan, pembiayaan, infrastruktur, serta perlindungan kekayaan intelektual.
Bagikan
Berita terkait
Kemenkum Bali Dorong Penguatan Kekayaan Intelektual Demi Dongkrak Ekonomi Daerah
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.10
DJKI & Kemenkum Bali Verifikasi Desa Kamasan Jadi KBKI, Dorong Ekonomi Kreatif
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.57
Potensi KI Sumbawa Barat Mulai Dipetakan, Empat Motif Tenun Didaftarkan Hak Cipta
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 11.45
Gelar Festival Sosial dengan Melibatkan UMKM
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.23