Mengapa Gempa Tektonik Sering Terjadi di Indonesia? Ini Penjelasan Geologisnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia sering mengalami gempa tektonik karena letaknya di titik pertemuan tiga lempeng tektonik besar, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik, serta Lempeng Laut Filipina. Interaksi kompleks antar-lempeng ini menciptakan gesekan dan akumulasi energi yang berakhir dengan pelepasan energi dalam bentuk gempa bumi. Zona subduksi yang terbentuk ketika lempeng samudra menunjam di bawah lempeng benua menjadi sumber gempa megathrust dengan magnitudo besar dan potensi tsunami. Indonesia juga berada di dalam Cincin Api Pasifik, di mana sekitar 90% gempa dunia terjadi, menandakan kerak bumi yang tidak stabil dan banyaknya patahan aktif.
Bagikan
Berita terkait
Perbedaan Gempa Tektonik dan Vulkanik: Mana yang Lebih Berbahaya?
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 21.41
Mengenal Cincin Api Pasifik, Penyebab Indonesia Rawan Gempa Besar
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.30
Apakah Erupsi Anak Krakatau dan Megathrust Selat Sunda Berkaitan?
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 08.15
Jakarta-Jawa Siaga Megathrust-Tsunami? BMKG dan Pakar Kasih Penjelasan
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.35