Perbedaan Gempa Tektonik dan Vulkanik: Mana yang Lebih Berbahaya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia berada di wilayah Cincin Api Pasifik, sehingga rawan terhadap gempa bumi tektonik dan vulkanik. Gempa tektonik disebabkan oleh pergeseran lempeh tektonik di kedalaman, sementara gempa vulkanik terkait erupsi gunung berapi akibat gerak magma. Berdasarkan skala kekuatan dan dampak infrastruktur, gempa tektonik umumnya lebih berbahaya karena magnitudo dan jangkauan kerusakannya yang lebih luas. Namun, gempa vulkanik berpotensi menimbulkan bahaya seperti awan panas, lava, dan hujan abu saat gunung berapi meletus. BMKG mencatat 1.184 gempa di Sulut pada Mei 2026, dengan magnitudo terbesar mencapai M7,7. Gempa M6,7 juga baru-baru ini mengguncang Sulawesi Tengah akibat aktivitas Sesar Sausu, menyebabkan kerusakan bangunan di Sigi dan Poso.
Bagikan
Berita terkait
RI Dilanda Rentetan Bencana, Prabowo Mau Tingkatkan Dana Mitigasi
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.04
Mengapa Gempa Tektonik Sering Terjadi di Indonesia? Ini Penjelasan Geologisnya
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 22.20
Bencana Bertubi-tubi Landa Indonesia, Prabowo: Ini Takdir Kita
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 06.25
Presiden Prabowo Sebut Anggaran Mitigasi Bencana Harus Ditingkatkan
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 21.00