Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mengawal Ketahanan Pangan lewat Inovasi Instrumen Pengawasan Early Warning System Jaga Desa Kejaksaan Terintegrasi

Ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas dalam agenda Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dengan fokus pada swasembada pangan dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Distribusi pupuk bersubsidi harus terlaksana tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, dan sesuai ketentuan untuk mendukung tujuan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengawasan yang efektif, transparan, dan mampu mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini. Kejaksaan RI melalui Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen menghadirkan Instrumen Pengawasan Early Warning System (EWS) Jaga Desa Kejaksaan RI Terintegrasi sebagai inovasi untuk memperkuat pengawasan. Sistem ini mengintegrasikan data lintas instansi dan memperkuat sinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, PT Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat dalam mengawal distribusi pupuk bersubsidi. Dengan pendekatan kolaboratif ini, diharapkan distribusi pupuk dapat berjalan sesuai ketentuan, mencegah penyimpangan, dan mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait