Mengenal Diplomasi Spiritual ala Ary Ginanjar Agustian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ary Ginanjar Agustian, pendiri ESQ, mengenalkan konsep diplomasi spiritual yang menekankan membangun persaudaraan melalui hubungan hati dan nilai-nilai di atas kepentingan politik. Konsep ini disampaikan saat menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi di Menara 165, Jakarta, pada Selasa (22/9). Ary menjelaskan bahwa persahabatan yang terjalin selama lebih dari dua dekade tidak dipengaruhi oleh perubahan jabatan, tetapi didasarkan pada ikatan personal yang kuat.
Pertemuan keduanya bukan sekadar reuni pribadi, tetapi juga simbol pentingnya diplomasi berbasis nilai budaya, spiritualitas, dan kemanusiaan dalam menjaga hubungan Indonesia-Malaysia. Ary menekankan bahwa meski hubungan antar negara sering dibangun melalui diplomasi formal di meja perundingan, jalur hubungan antarmanusia juga penting dan relevan. Kesamaan fokus pada pembangunan manusia melalui keseimbangan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual menjadi fondasi awal hubungan keduanya.
Ary mengingat momen signifikan saat hubungan Indonesia-Malaysia sempat tegang akibat isu Ambalat. Pada masa sulit itu, Ahmad Zahid yang kini menjabat Wakil Perdana Menteri tetap datang ke Menara 165 dan mengundang dialog dengan tokoh pertahanan dari kedua negara. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan personal dapat berperan sebagai saluran komunikasi alternatif ketika diplomasi formal mengalami hambatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 22.46
Wakil PM Malaysia Kunjungi Menara 165, Diplomasi Spiritual Jadi Jembatan Dua Negara
- diplomasi spiritual
- ary ginanjar agustian
- ahmad zahid hamidi
- hubungan indonesia-malaysia
- diplomasi budaya
Berita terkait
Kedekatan Wakil PM Malaysia dengan Indonesia: Merapi hingga Bahasa Jawa
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 21.47
Prof Ary: Persahabatan Indonesia-Malaysia Bisa Jadi Jembatan Diplomasi Spiritual
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 14.33
Kedubes RI di London Gelar Diplomasi Budaya, dari Songket hingga Tabola Bale
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 20.20
Kolintang Indonesia Tampil Di Paris, Bawakan Si Patokaan Hingga La Vie en Rose
JawaPos · 18 September 2026 pukul 11.45