Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Mengenal Diplomasi Spiritual ala Ary Ginanjar Agustian

Ary Ginanjar Agustian, pendiri ESQ, mengenalkan konsep diplomasi spiritual yang menekankan membangun persaudaraan melalui hubungan hati dan nilai-nilai di atas kepentingan politik. Konsep ini disampaikan saat menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Malaysia Dato' Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi di Menara 165, Jakarta, pada Selasa (22/9). Ary menjelaskan bahwa persahabatan yang terjalin selama lebih dari dua dekade tidak dipengaruhi oleh perubahan jabatan, tetapi didasarkan pada ikatan personal yang kuat.

Pertemuan keduanya bukan sekadar reuni pribadi, tetapi juga simbol pentingnya diplomasi berbasis nilai budaya, spiritualitas, dan kemanusiaan dalam menjaga hubungan Indonesia-Malaysia. Ary menekankan bahwa meski hubungan antar negara sering dibangun melalui diplomasi formal di meja perundingan, jalur hubungan antarmanusia juga penting dan relevan. Kesamaan fokus pada pembangunan manusia melalui keseimbangan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual menjadi fondasi awal hubungan keduanya.

Ary mengingat momen signifikan saat hubungan Indonesia-Malaysia sempat tegang akibat isu Ambalat. Pada masa sulit itu, Ahmad Zahid yang kini menjabat Wakil Perdana Menteri tetap datang ke Menara 165 dan mengundang dialog dengan tokoh pertahanan dari kedua negara. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan personal dapat berperan sebagai saluran komunikasi alternatif ketika diplomasi formal mengalami hambatan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait