Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Mengenal DSA, Teknologi untuk Mendeteksi Gangguan Pembuluh Darah Otak

Digital Subtraction Angiography (DSA) adalah teknologi berbasis kateter yang menggunakan sinar-X dan cairan kontras untuk memvisualisasikan pembuluh darah otak secara detail. DSA bekerja dengan memproses gambar secara digital, menghilangkan bayangan tulang, sehingga struktur dan aliran darah terlihat jelas. Teknologi ini digunakan untuk mendeteksi kondisi seperti aneurisma, penyempitan arteri akibat aterosklerosis, malformasi arteriovenosa (AVM), peradangan pembuluh darah, bekuan darah, robekan arteri, stroke, dan juga memberikan informasi tentang suplai darah pada tumor otak.

Pada kasus AVM, DSA membantu dokter mengidentifikasi pola pembuluh darah tidak normal dan aliran darah ke dan dari area terdampak. Untuk aneurisma, DSA memberikan gambaran rinci pembuluh darah, terutama saat informasi tambahan diperlukan untuk perencanaan pengobatan. Karena kateter berada langsung di dalam pembuluh darah, prosedur berbasis kateter dapat disesuaikan dengan kondisi pasien dan bahkan mengurangi kebutuhan operasi terbuka.

Meskipun efektif, DSA adalah prosedur invasif yang menggunakan radiasi dan cairan kontras, sehingga menimbulkan risiko seperti perdarahan, memar, reaksi terhadap kontras, gangguan pembuluh darah, dan stroke (meskipun jarang). Oleh karena itu, DSA tidak selalu menjadi pemeriksaan pertama. Dokter biasanya mempertimbankan CT angiography atau MRI angiography terlebih dahulu, dan hanya menggunakan DSA ketika diperlukan gambaran lebih detail atau informasi yang tidak cukup dari pemeriksaan noninvasif sebelumnya.

Berita terkait