Wali Kota Bicara Soal BPJS dan Stunting, Ajak Perusahaan Bantu Warga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dalam sambutan pemberianan TJSLP Award 2025, mengapresiasi perusahaan yang mendukung pembangunan kota. Ia menyampaikan data tunggakan BPJS KIS mandiri mencapai 16,5% yang menghambat target Universal Health Coverage (UHC) di atas 90%. Neni mengajak perusahaan turun tangan membantu warga yang mengalami tunggakan iuran BPJS secara "by name by address". Selain itu, ia menyatakan program stunting yang dikelola bersama perusahaan melalui "Timbang Balik Kesempatan" berhasil menurunkan angka stunting dari 19,8% menjadi 14%, dengan target akhir di bawah 10% dan optimis mencapai 8%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 06.25
'Gak Bisa Merasa Jadi Jagoan Sendiri', Pramono Sebut Jakarta Butuh Support Partai AHY
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.02
Telkom University Surabaya Kembangkan SIPosyandu 2.0 Berbasis IoT untuk Cegah Stunting
Berita terkait
Sinergi Forkopimda dan Stakeholders, Aksi Nyata Membangun Bontang
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 08.25
Megawati: BPJS Saya yang Buat, Tolong Ditambah Uangnya untuk Rakyat
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.50
Megawati: Saya yang Bikin BPJS, Sekarang Mulai Dikutik-kutik
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.02
Pertamina Patra Niaga Gelar Tebus Murah Paket Sembako Peduli Bencana NTT
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 05.00