Menhan Estonia Mundur terkait Amunisi Abal-abal Rp 1,4 T untuk Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertahanan Estonia, Hanno Pevkur, mengundurkan diri terkait kegagalan pengadaan amunisi artileri senilai 70 juta Euro (Rp 1,4 triliun) untuk Ukraina. Pengadaan dilakukan melalui perusahaan Italia Datasel SRL yang dimiliki India, namun belum pernah menjual amunisi sebelumnya. Setelah pembayaran dana Europa Peace Facility, amunisi yang dikirim pada 2025 tiba dalam kondisi cacat dan tidak berguna. Kantor Audit Nasional Estonia mengkritik pengelolaan belanja pertahanan, menyatakan risiko korban anggaran negara. Pevkur menyatakan siap memikul tanggung jawab politik meski tidak langsung terlibat negosiasi. Perdana Menteri Kristen Michal akan rapat kabinet untuk membahas dugaan penyalahgunaan dana.
Bagikan
Berita terkait
Negara NATO Sita Kapal Rusia atas Permintaan Ukraina, Putin Ancam Balas Dendam
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 10.33
Kejati Jateng Usut Dugaan Korupsi Smart Classroom di 13 Daerah
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 08.50
Sekjen NATO Sebut Rusia Makin Nekat dan Berbahaya, Apa Pemicu Utamanya?
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 03.30
Pendapatan 2025 Tembus Rp57,6 Miliar, Aset LAZ PERSIS Tumbuh 49%
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 23.00