Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Menhub Tegaskan tidak Ada Kompromi untuk Keselamatan Pelayaran

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memerintahkan penguatan pengawasan keselamatan pelayaran setelah serangkaian kecelakaan. Tidak ada kompromi untuk keselamatan, kata Dudy, karena muatan, jadwal, atau kepentingan komersial tidak bernilai lebih tinggi daripada nyawa manusia. Semua kapal harus laik, muatan sesuai, awak siap, cuaca aman, dan peralatan keselamatan berfungsi sebelum diberi izin berlayar. KSOP diminta tegas dalam penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan menunda atau tidak menerbitkan bila persyaratan belum terpenuhi. Dudy menegaskan petugas yang berani mengambil keputusan keselamatan harus didukung, bahkan tidak populer. Sistem manajemen keselamatan harus diterapkan di lapangan, bukan hanya dokumen. Data penumpang, awak, muatan, termasuk barang berbahaya harus tercatat real time. Penguatan juga dilakukan pada sistem peringatan dini, pemantauan, serta koordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, dan operator. Setiap kecelakaan harus menghasilkan evaluasi dan tindakan korektif. Terkait KMP Virgo Transport 8, Dudy tidak akan spekulasi hasil investigasi, namun benar-benar berbenah tanpa menunggu hasil.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait