Menhut Raja Juli gagal mendarat di Kalbar karena asap karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menhut Raja Juli Antoni gagal mendarat di Bandara Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat, akibat kabut asap tebal dari karhutla. Jarak pandang hanya 100 meter, sehingga pesawat tidak berani mendarat dan kunjungan resmi Menhut ditunda. Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan, menyatakan bantuan dari Kemenkeu termasuk pompa air, peralatan darurat, makanan, minuman, obat, dan masker. Agenda tetap akan dilanjutkan jika kondisi cuaca membaik atau ditunda hingga hari berikutnya. Kunjungan Menhut sekaligus untuk meninjau tiga lokasi terdampak karhutla dan rapat koordinasi bersama pemangku kepentingan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 16.10
Karhutla di Kalbar Belum Padam, 375 Hektare Lahan Terbakar dan Udara Berbahaya
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 07.25
Menhut Raja Juli: Bukan Kebakaran, Karhutla Ini Hampir Pasti Dibakar Oleh...
Detik.com · 2 September 2026 pukul 05.48
Menhut Ungkap Izin 6 Korporasi Akan Dicabut Buntut Karhutla di Kalimantan
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.37
Menhut: Presiden Prabowo Terus Pantau dan Dorong Penekanan Hotspot Karhutla
Berita terkait
Karhutla Mulai Mereda, Menhut Raja Juli Ingatkan Titik Api Bisa Muncul Lagi
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 00.13
Partai Gelora Sentil Pengendalian Karhutla: Tak Perlu Menhut Kalau Cuma Urus Pemadaman
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 20.35
Karhutla Pelalawan mulai Padam, Menhut Minta Petugas Tak Hentikan Pendinginan
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 22.30
Bagikan Sertifikat Perhutanan Sosial di Berau, Menhut Berpesan Begini soal Karhutla
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.00