Menimbang Keuntungan dan Risiko Kebijakan Rekening Massal Berbasis NIK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mempersiapkan kebijakan pembukaan rekening bank massal berbasis NIK untuk lebih dari 200 juta warga. Dengan anggaran Rp 11 triliun dan saldo awal Rp 50.000 per rekening, BRI ditunjuk layani seluruh wilayah, sementara BSI khusus Aceh. Kebijakan ini menargetkan warga yang baru punya KTP dan diharapkan mempercepat verifikasi data serta penyaluran bantuan sosial secara nontunai. Namun, pakar UMY Ecky Imamul Muttaqin menyatakan risiko operasional dan kualitas literasi keuangan masyarakat perlu diwaspadai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 12 September 2026 pukul 22.46
Pemerintah akan Buka Rekening Massal, Ekonom Muhammadiyah Yakin Bisa Permudah Penyaluran Bansos
Berita terkait
Program Rekening Massal: Warga Punya Akun Bank Tetap Dapat BSI dan BRI
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.25
Pemerintah Targetkan 200 Juta Penduduk Buka Rekening Bank Pakai NIK, Ini Penjelasan Airlangga
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 05.30
Pakar Sebut Rencana Pemerintah Buka Rekening Massal sangat Bermanfaat
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 22.32
Mengenal Pembukaan Rekening Massal, Program Peningkatan Inklusi Keuangan
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 12.29