Menimbang NU sebagai Penjaga Moral Bangsa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel menyoroti peran NU sebagai penjaga moral bangsa Indonesia. NU lahir pada 1926 sebagai organisasi keagamaan, bukan politik, yang bertugas menjaga tradisi keilmuan Islam dan menjaga keseimbangan antara agama dan kebangsaan. Di era demokrasi yang matang namun dipenuhi paradoks seperti korupsi, disinformasi, dan polarisasi sosial, NU memiliki otoritas moral yang kuat berkat sejarah pengabdian. Kekuatan NU terletak pada keteladanan dan kepercayaan publik, bukan jumlah anggota atau jaringan politik. NU perlu tetap independen dalam menyampaikan kritik apabila kebijakan menentang nilai keadilan, kemanusiaan, dan kepentingan rakyat, sambil tetap bisa bekerja sama dengan pemerintah saat diperlukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.16
Prabowo Terima Kartu Anggota Seumur Hidup NU: Kehormatan Besar bagi Saya
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.20
Prabowo: Tidak Mungkin Indonesia Hanya Dipimpin Satu Partai
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 06.07
Akal Sehat
Berita terkait
Panitia Sebut Penutupan Muktamar ke-35 NU Akan Dihadiri Presiden Prabowo
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 01.20
Said Abdullah Sebut NU Sebagai Kekuatan Islam Indonesia
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 09.01
NU Kekuatan Islam Indonesia
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 07.10
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.30