Menjaga Habitat, Merawat Siamang hingga Rangkong di Solok Selatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Kencana Sawit Indonesia (KSI) di Solok Selatan, Sumatera Barat, menjaga kawasan konservasi High Conservation Value (HCV) sebesar 1.760,25 hektar sebagai habitat satwa liar seperti siamang dan rangkong. Sejak 2014, program pelepasliaran siamang di Bukit Tengah Pulau (300 hektar) dan Bukit Saloh (430 hektar) telah melepaskan 25 ekor siamang yang kini hidup mandiri. Rangkong juga ditemukan 8 spesies di area tersebut, termasuk rangkong julang emas dan rangkong badak. Tim konservasi melakukan pemantauan rutin dengan patroli pagi dan kamera trap, mendeteksi berbagai satwa seperti tapir, pelanduk, kijang, hingga anjing hutan. Kolaborasi dengan Universitas Andalas dan BKSDA Sumatera Barat mendukung upaya pelestarian.
Bagikan
Berita terkait
Halimun-Salak Jadi Rumah 51 Macan Tutul Jawa, Habitatnya Masih Terus Terancam
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 19.25
3 Orang Utan Dievakuasi dari Kebun Warga Akibat Karhutla di Ketapang
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 00.06
Konservasi Batang Toru, BBKSDA Sumut Pastikan Perusahaan Bersinergi Terlibat Rencana Aksi Partisipatif
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 19.21
Populasi Gajah di Bengkulu Terancam, Kini Tinggal 25-30 Ekor
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 10.25