Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menjawab Tantangan Industri, ISS Indonesia: Perbankan Perlu Transformasi Workplace yang Adaptif

ISS Indonesia menggelar Banking Connect 2026 bertajuk 'Building Future-Ready Banking Operations: Lean, Smart and Sustainable' untuk membahas transformasi workplace di sektor perbankan. Forum ini mempertemukan lebih dari 40 praktisi perbankan bersama regulator dan asosiasi, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan RI dan APINDO, untuk berbagi perspektif mengenai dinamika regulasi ketenagakerjaan, pengelolaan outsourcing, dan pemanfaatan teknologi. Diskusi menyoroti pentingnya workplace solution yang adaptif guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kepatuhan operasional di tengah digitalisasi dan regulasi yang berkembang pesat.

Myra M. Hanartani dari APINDO menekankan lima langkah strategis bagi dunia usaha untuk tetap kompetitif: comply, prepare, streamline, productive, dan adapt. Andi Awaluddin dari Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan perlunya keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan bisnis dalam pengembangan regulasi, termasuk antisipasi terhadap AI dan gig economy. Norwin Zebua dari BCA membagikan pengalaman mengelola outsourcing dan kepatuhan operasional.

ISS Indonesia menekankan pentingnya transformasi workplace solution yang terukur dan output-based, terutama untuk perbankan yang menerapkan kerja hybrid. Workplace solution yang tepat dapat meminimalisir risiko operasional, meningkatkan kepatuhan, dan menciptakan pengalaman positif bagi karyawan dan nasabah. Pemanfaatan teknologi seperti digital operations dan smart building diharapkan dapat mendukung efisiensi sumber daya, optimalkan pengelolaan energi, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data secara real-time.

Berita terkait