Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menkes: Ibu Hamil hingga Pasien Patah Tulang Jadi Prioritas Penanganan Gempa NTT

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) menyebabkan banyak korban, sehingga pemerintah mengutamakan penanganan untuk ibu hamil, pasien patah tulang, dan mereka yang membutuhkan cuci darah. Salah satu kasus kritis terjadi di Nagekeo, di mana seorang ibu hamil mengalami komplikasi berat namun RSUD Nagekeo tidak dapat beroperasi akibat kerusakan akibat gempa. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah mengirimkan ambulans untuk mengevakuasi pasien ke RSUD Borong yang berjarak dua jam, dengan koordinasi dari pemerintah daerah. Untuk mempercepat respons, Kementerian Kesehatan membentuk Health Emergency Operation Center (HEOC) di tingkat pusat hingga kabupaten/kota guna mengidentifikasi korban dan memantau kondisi dua kali sehari. HEOC juga bertugas mendata kerusakan fasilitas kesehatan, termasuk enam puskesmas rusak berat, puluhan puskesmas rusak sedang, dan dua rumah sakit dengan kerusakan parah, termasuk RSUD Nagekeo yang saat ini tidak beroperasi dan digantikan dengan rumah sakit lapangan berupa tenda yang diproyeksikan tiba dalam satu hingga dua hari ke depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait